Offside! Pengamat: Jokowi Langkahi Megawati, Kode-Kode Soal Capres Melulu

Offside! Pengamat: Jokowi Langkahi Megawati, Kode-Kode Soal Capres Melulu Kredit Foto: Istimewa

Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menilai Presiden Jokowi telah melampaui kewenangan sebagai kader PDIP. Ia juga udah lancang melangkahi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Hal itu menyusul pernyataannya yang meminta relawannya jangan salah pilih pemimpin di Pilpres 2024 mendatang.

Dalam satu kesempatan, ia meminta pilih pemimpin yang mau memikirkan rakyatnya, ciri-cirinya berambut putih.

"Pernyataan kriteria capres yang dikemukakan Presiden Joko Widodo tampaknya sudah menyinggung petinggi PDIP. Ketersinggungan kader PDIP itu kiranya wajar karena Jokowi dinilai sudah melampaui kewenangan sebagai kader PDIP," kata Jamiluddin kepada wartawan, Senin (28/11/2022).

Baca Juga: PDIP Bantah Kode Jokowi soal Carpes 'Rambut Putih' untuk Endorse Ganjar Pranowo

Pasalnya, kata dia, di internal PDIP kewenangan menentukan capres sudah diberikan kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Karena itu, tidak ada kader PDIP yang boleh menyampaikan capres, apalagi sudah mengarah kepada sosok tertentu. Hal itu dinilai sudah melanggar kesepakatan di internal PDIP," ungkapnya.

Selain itu, Jamiluddin menilai, sebagai presiden. Jokowi juga terlalu sering berbicara capres. Sebagai presiden, kata dia, Jokowi terkesan sudah mengambil peran partai politik, khususnya ketua imum partai.

Baca Juga: Rocky Gerung Ungkap Alasan Jokowi Gelar Acara Akbar di GBK: Istana Ketar-Ketir Lihat Blusukan Anies!

Hal itu, kata Jamiluddin, tentu kurang baik karena bukan fungsi dan tugas presiden. Presiden idealnya secara terbuka tidak berpihak kepada salah satu bakal capres.

"Untuk itu, Jokowi perlu belajar kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam menyikapi capres. Pada Pilpres 2014, SBY tidak memihak kepada pasangan capres," tuturnya.

"SBY terlihat memperlakukan pasangan capres sama. Negarawan SBY terlihat jelas, sehingga netralitas presiden mendapat pujian dari berbagai pihak," sambungnya.

Pernyataan Jokowi

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi, meminta relawannya jangan salah pilih pemimlin di Pilpres 2024 mendatang. Ia meminta pilih pemimpin yang mau memikirkan rakyatnya, ciri-cirinya berambut putih.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara silaturami akbar bersama relawan Jokowi bertajuk Nusantara Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

Baca Juga: PPP Jateng Dukung Ganjar Pranowo Capres 2024: Beliau Dekat dengan Rakyat!

Awalnya Jokowi menyampaikan, wanti-wanti ke relawannya agar berhati-hati di Pilpres 2024 dalam memilih pemimpin.

"Hati-hati, saya titip hati-hati, memilih pemimpin hati-hati pilih pemimpin yang ngerti, yang ngerti apa yang dirasakan oleh rakyat, pilih nanti di 2024 pilih yang pemimpin yang ngerti tentang apa yang dirasakan oleh rakyat, setuju? juga pilih pemimpin yang tahu, yang tahu apa yang diinginkan oleh rakyat, apa yang dibutuhkan oleh rakyat," kata Jokowi.

Menurutnya, jangan pilih pemimpin yanv nanti cuma duduk santai usai terpilih. Terlebih hanya duduk diam di Istana menikmati AC yang dingin.

"Ini negara besar, ini negara besar jangan hanya duduk manis di Istana Presiden, carilah saya ingatkan carilah pemimpin yang senang dan turun ke bawah, yang mau merasakan keringatnya rakyat," ungkapnya.

Baca Juga: Gara-Gara Jokowi, Ganjar Pranowo Jadi Dijuluki 'Presiden Rambut Putih'

Ia menyampaikan, pemimpin yang memikirkan rakyat itu terlihat dari ciri fisiknya. Misalnya terlihat kerutan di wajah hingga berambut putih.

"Perlu saya sampaikan pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari mukanya itu kelihatan, dari penampilannya itu kelihatan, banyak kerutan di wajahnya karena mikirin rakyat, ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua ada," tuturnya.

"Saya ulang jadi pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari penampilannya, dari kerutan di wajahnya, kalau wajahnya cling bersih, tidak ada keritan di wajahnya hati hati, lihat juga lihat rambut rambutnya, kalau rambutnya putih semua ini mikir rakyat ini," sambungnya.

Lihat Sumber Artikel di Suara.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Populis Discover

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Terkini